Jumat, 17 September 2021

SEMANGAT PAGI SEMANGAT KEMBALI KE SEKOLAH LAGI

Setahun lebih pandemi bagi para guru berarti setahun lebih para guru mengajar berteman laptop dan foto-foto hasil kerja siswa dengan segenap suka dukanya. Ada kalanya saya membaca hasil kerja siswa di Google Classroom dengan tulisan rapi, kualitas foto yang baik dengan penalaran yang runut dan penomoran yang urut. Tapi banyak juga yang tulisannya cukup "unik" sehingga butuh sedikit usaha ekstra untuk membacanya, ditambah dengan kualitas foto kurang bagus. Adakalanya sampai jauh malam saya harus membalas chat mereka yang bertanya tentang materi, tugas ataupun sekedar sharing hasil praktikumnya yang "tidak sesuai dengan di buku" dan bagaimana membahasnya dalam laporan. 

Setelah setahun lebih pandemi dengan kesibukan mengajar online dan aneka pekerjaan WFH atau WFO, saat bertemu siswa kembali didalam kelas untuk pertama kalinya saya menyadari bahwa saya benar-benar kangen mengajar lagi. Jadi, setelah mengingatkan tentang protokol kesehatan (membawa masker cadangan, bawa hand sanitizer sendiri, cara pake hand sanitizer di tempat umum dan SOP PTM) saya mengabsen mereka satu persatu dengan memanggil nama lengkap dan menatap mereka saat mengacungkan tangan. Mungkin hanya separuh wajah yang telihat karena mereka semua memakai masker, bahkan saya pun memakai masker dan face shield. Tapi saya benar-benar menikmati saat-saat itu. Akhirnya, kami bisa belajar bersama lagi didalam kelas.

Saya sangat beruntung karena hari itu, 13 September 2021 kelas pertama saya mengajar adalah anak wali saya sendiri. Meskipun hanya setengah dari jumlah siswa (itupun ada 3 yang ijin) saya berkesempatan bertemu anak wali saya. Sebelum materi pembelajaran dimulai, kami bisa berbagi tanggungjawab capaian akademis yang harus mereka tempuh dan sedikit bercerita pentingnya kerjasama antara sekolah, mereka dan orangtua mereka dalam mencapai itu. Itulah mengapa saya cukup intens memberikan informasi di grup walimurid tentang dukungan orangtua/walimurid yang diperlukan maupun menghubungi langsung orangtua mereka jika ada laporan kendala pembelajaran dari guru pengajar.

Pembelajaran di kelas saya isi dengan review dan pendalaman materi berdasarkan indikator pencapaian kompetensi yang telah saya tentukan. Saya fokus pada materi yang biasanya sulit saya jelaskan secara online, misalnya pengaruh hormon pertumbuhan, respirasi aerob serta hubungan antara metabolisme karbohidrat, lemak dan protein. Apa cukup waktunya? memang tidak jika saya harus jelaskan detail satu persatu. Tapi saya sangat terbantu karena mereka memegang buku penunjang yang telah dipinjamkan dari perpustakaan. Saya membahas materi dari buku itu, sambil memberikan sedikit wawasan tentang cara belajar agar mereka dapat mempelajarinya kembali dengan lebih mudah jika materi itu tidak tuntas kami bahas didalam kelas. Sehari sebelumnya, saya menugaskan mereka untuk membawa buku tugas biologi, buku penunjang, buku kerja siswa dan print out lembar kerja dari Google Classroom. Buku kerja siswa dan buku tugas mereka dikumpulkan saat PTM selesai untuk saya koreksi. Sedangkan buku penunjang mereka bawa kembali untuk mengerjakan lembar kerja dari GC. Lembar kerja inilah yang akan kami bahas pada PTM minggu depan. 

Lima menit sebelum jam KBM usai, saya sempatkan sharing tentang pentingnya membaca. Karena itulah kita mengenal pepatah buku adalah jendela dunia. Itulah mengapa pemerintah kita giat menggaungkan literasi dan numerasi. Bahkan di blog ini, yang sering saya bagikan pada mereka sebagai bahan belajar pada bagian paling atas tertulis "Berbagi Nutrisi Literasi: Saling Belajar Menjadi Pembelajar Sepanjang Hayat". Menularkan kesenangan belajar yang saya alami, passion yang kita dalami dengan senang hati. Ketertarikan membaca dan belajar apa saja baik untuk mengerjakan tugas sekolah maupun dalam memecahkan permasalahan sehari-hari. Apalagi generasi milenial sangat terfasilitasi dengan mudah untuk mengakses beragam e-book yang gratis, yang murmer maupun yang mahal berbayar. Sayang banget jika yang kita baca cuma facebook, ig dan chat WA.

Usai mengajar saya menatap seluruh penjuru kelas.  Ruangan kelas yang merindukan para siswa segera kembali. Dindingnya pun mungkin juga kangen ditempeli nama pengurus kelas dan hasil karya siswa beserta hiruk pikuk proses pembuatannya. Saya membayangkan 2 tahun lalu saya menugaskan siswa membuat poster pelestarian keanekaragaman hayati. Cerita behind the scene mereka sampe lesehan di kelas sepulang sekolah dengan aneka guntingan kertas demi bisa memamerkan hasil karyanya di dinding kelas dan mempresentasikannya dalam salah satu sesi model pembelajaran market place activity. Demikianlah, sepertinya minggu ini selain mengajar bagi saya adalah sesi untuk melepas rindu. Belum lagi saat saya mengumpulkan pekerjaan mereka di kelas, mata saya terasa segar karena yang saya pegang adalah hasil pekerjaan riil yang bisa saya coreti apa kelebihan dan kekurangannya. Bukan foto hasil kerja mereka yang kadang tidak jelas pencahayaan maupun kualitas fotonya.

Saya menyadari, saya aja yang guru ada pasang surutnya agak moody menyelesaikan tugas saya jika terus-terusan online. Apalagi siswa yang sebagian besar belum cukup stabil menangani pengaruh lingkungan, arus informasi dan media sosial yang setiap saat berseliweran. Saya aja yang sangat menikmati me time dan family time at weekend berasa seneng banget ruang guru kembali rame dengan teman-teman yang mengenakan seragam dan saling berbagi pengalaman mengajar di kelas. Semoga badai pandemi ini sudah benar-benar berhenti dan sekolah kita bisa lebih hidup dengan lebih banyak ide dan inovasi baik di kelas maupun diluar kelas. Semoga.


"Pelajaran sekolah bukanlah guidebook untuk dapat kerja, tapi bahwa semua pelajaran akan memberikan value tentang wawasan keilmuan, pembentukan pola pikir, problem solving hingga pendidikan karakter tentang tanggungjawab, disiplin, integritas dan kemandirian akan sangat kita perlukan dalam dunia kerja"
_Wahidah Qomariyah_

Foto: Dok. Pribadi @Griffith Observatory Los Angeles


Kamis, 17 Juni 2021

JEJAK KIR SMADELA PADA STUDENT COMPETITION JKPKA 2020

Student Competition 2020 merupakan even bergengsi yang diadakan oleh JKPKA. JKPKA adalah singkatan dari Jaring-jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (Water Quality Monitoring Communication Network) adalah organisasi non profit, beranggotakan guru dan siswa yang peduli terhadap pelestarian sumber daya air. yang didirikan di Malang pada 24 Juni 1997 oleh Guru-guru SMU, Perum Jasa Tirta I Malang, PKPKLH IKIP Malang (sekarang Universitas Negeri Malang). Komunitas ini beranggotakan sekolah SMA, MA, SMK Negeri dan swasta, berkembang ke SMP dan SD di wilayah DAS Kali Brantas dan Bengawan Solo . Dan terus berkembang sebagai perintis dan pelopor Sekolah Sungai Indonesia.

Kompetisi ini terdiri dari 4 kategori yaitu: Lomba Infografis Lingkungan, Lomba Esai Lingkungan, Lomba Karya Tulis dan Lomba Pemantauan Kualitas Air yang diikuti oleh seluruh sekolah anggota JKPKA.


Dalam kompetisi tahun 2020 ini KIR Smadela mengikuti kategori Lomba Infografis Lingkungan yang pesertanya terdiri dari maksimal 3 orang. Materi tugas ini dipelajari dalam bidang studi Biologi sedangkan editing bekerjasama dengan TIK yaitu pak Fathir Akbar, salah satu guru SMA 8 Kediri.


Berikut hasil infografis yang diposting dalam akun instagran salah satu siswa peserta untuk dinilai oleh dewan juri serta memperebutkan juara favorit. Infografis ini berjudul Keanekaragaman Hayati Indonesia Terbesar di dunia.


Usaha itu berbuah manis pada saat Pertemuan Ilmiah ke-23 JKPKA dan pengumuman hasil lomba. SMA 8 Kediri berhasil meraih Juara Harapan II Student Competition 2020 pada kategori Lomba Infografis Lingkungan.

Hadiah berupa trophy dan uang pembinaan langsung diserahkan di SMA Negeri 8 oleh ibu Sri Susanti S.Pd dari SMAN 1 Tulungagung yang merupakan Korwil JKPKA , wilayah Tengah tdd Blitar, Tulungagung, Kediri.


Rasa syukur dan kebanggaan kita pada prestasi pertama ini, semoga menjadi motivasi kita semua untuk terus semangat berlatih, berkreasi dan berkarya di KIR Smadela. 


Smadela Maju Terus Raih Prestasi 🏆
Yuk kita semangat untuk ikut even berikutnya 💖
(Penulis: Wahidah Qomariyah-Guru Pembimbing KIR Smadela)


Langkah pertama hampir selalu diiringi dengan ragu, tapi hanya itulah satu-satunya cara untuk maju
(Foto: Wahidah Qomariyah@Griffith Observatory, Los Angeles-California)

Selasa, 01 Juni 2021

KOPSI: Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia

 

Tema yang ditetapkan pada KoPSI tahun 2021 adalah Inovasi Potensi Lokal untuk Pemulihan Indonesia. KoPSI menjadi wadah bagi para siswa SMA/MA/sederajat untuk mengaktualisasikan bakat, minat dan kemampuandalam meneliti dan berinovasi serta menanamkan budaya meneliti di kalangan siswa.


Kamis, 22 April 2021

Download: Panduan Penelitian Bidang Ilmu Pengetahuan Tehnik bagi Pemula

Penelitian ilmiah merupakan rangkaian eksperimen sesuai dengan metode ilmiah yang dilakukan dalam rangka mendapatkan jawaban atas permaalahan yang diteliti. Karya Ilmiah Remaja dapat berupa aktivitas untuk mengetahui korelasi (hubungan sebab akibat), pengaruh antar variabel dan uji coba produk.

LIPI Press menyediakan terbitan ilmiah untuk membantu para siswa dalam memulai penelitian serta membantu para guru dalam mengajarkan metode Penelitian. Buku Panduan ini terdiri dari 3 macam yaitu: 
1. Panduan Penelitian Bidang Ilmu Pengetahuan Alam bagi Pemula
2. Metodologi Penelitian Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial bagi Peneliti Pemula 
3. Panduan Penelitian Bidang Ilmu Pengetahuan Tehnik bagi Pemula.

Panduan Penelitian Bidang Ilmu Pengetahuan Tehnik bagi Pemula terdiri dari 6 bagian yang dipaparkan secara sistematis sebagai berikut:

BAB 1 MENGAPA HARUS MENELITI?
A. Apa Penelitian (Ilmiah) Itu?
B. Tujuan Melakukan Penelitian

BAB 2 BAGAIMANA MEMULAI PENELITIAN?
A. Mengidentifikasi Masalah
B. Memilah dan Memilih Masalah
C. Mencari Beragam Solusi
D. Memilah dan Memilih Solusi
E. Contoh

BAB 3 MEMULAI PENELITIAN
A. Kajian Literatur
B. Desain Penelitian
C. Pelaksanaan Penelitian
D. Dokumen-Dokumen Pendukung Kegiatan Penelitian
E. Etika Penelitian

BAB 4 MELAPORKAN HASIL PENELITIAN
A. Mendeskripsikan Masalah, Proses dan Hasil
B. Komponen-Komponen Penting Laporan Penelitian 
C. Tehnik Penulisan Laporan Penelitian

BAB 5 PENULISAN PROPOSAL PENELITIAN

BAB 6 PRESENTASI HASIL PENELITIAN
A. Presentasi Oral
B. Presentasi Pameran

BAB 7 PENUTUP


Panduan Penelitian Bidang Ilmu Pengetahuan Tehnik bagi Pemula dapat didownload DISINI

Download: Metodologi Penelitian Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial bagi Pemula

Penelitian ilmiah merupakan rangkaian eksperimen sesuai dengan metode ilmiah yang dilakukan dalam rangka mendapatkan jawaban atas permaalahan yang diteliti. Karya Ilmiah Remaja dapat berupa aktivitas untuk mengetahui korelasi (hubungan sebab akibat), pengaruh antar variabel dan uji coba produk.


LIPI Press menyediakan terbitan ilmiah untuk membantu para siswa dalam memulai penelitian serta membantu para guru dalam mengajarkan metode Penelitian. Buku Panduan ini terdiri dari 3 macam yaitu: 
1. Panduan Penelitian Bidang Ilmu Pengetahuan Alam bagi Pemula
2. Metodologi Penelitian Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial bagi Peneliti Pemula 
3. Panduan Penelitian Bidang Ilmu Pengetahuan Tehnik bagi Pemula.

Metodologi Penelitian Bidang Ilmu Pengetahuan sosial bagi Peneliti Pemula terdiri dari 5 bagian yang dipaparkan secara sistematis sebagai berikut:

BAB I PROLOG

BAB II APA ITU PENELITIAN?
A. Pengertian Penelitian
B. Prinsip Dasar Penelitian

BAB III MENGAPA DAN UNTUK APA PENELITIAN?
A. Mengapa Perlu Penelitian?
B. Apa Alasan Khusus Dilakukan Penelitian?

BAB IV BAGAIMANA MELAKUKAN PENELITIAN?
A. Empat Langkah Rancangan Penelitian
B. Tiga Langkah Pelaksanaan Penelitian

BAB V ETIKA PENELITI
A. Urgensi Etika Peneliti
B. Kode Etika Peneliti Menurut Perka LIPI

BAB VI EPILOG



Metodologi Penelitian Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial bagi Pemula dapat didownload DISINI

Download: Panduan Penelitian Bidang Ilmu Pengetahuan Alam bagi Pemula

Penelitian ilmiah merupakan rangkaian eksperimen sesuai dengan metode ilmiah yang dilakukan dalam rangka mendapatkan jawaban atas permaalahan yang diteliti. Karya Ilmiah Remaja dapat berupa aktivitas untuk mengetahui korelasi (hubungan sebab akibat), pengaruh antar variabel dan uji coba produk.

LIPI Press menyediakan terbitan ilmiah untuk membantu para siswa dalam memulai penelitian serta membantu para guru dalam mengajarkan metode Penelitian. Buku Panduan ini terdiri dari 3 macam yaitu: 
1. Panduan Penelitian Bidang Ilmu Pengetahuan Alam bagi Pemula
2. Metodologi Penelitian Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial bagi Pemula 
3. Panduan Penelitian Bidang Ilmu Pengetahuan Tehnik bagi Pemula.

Panduan Penelitian Bidang Ilmu Pengetahuan Alam bagi Pemula terdiri dari 4 bagian yang dipaparkan secara sistematis sebagai berikut:

Bab 1: Apa dan Mengapa Meneliti?
A. Sifat Ingin Tahu dan Ilmu Pengetahuan
B. Apakah Arti Penelitian?
C. Mengapa Meneliti?

Bab 2: Tahapan Pelaksanaan Penelitian?
A. Identifikasi dan Perumusan Masalah
B. Studi Pustaka
C. Merumuskan Hipotesis
D. Menyusun Metode Penelitian
E. pengumpulan Data
F. Analisis Data
G. Menarik Kesimpulan

Bab 3: Pelaporan Karya Ilmiah
A. Menulis Proposal
B. Menulis Laporan Ilmiah
C. Presentasi

Bab 4: Penutup

Panduan Penelitian Bidang Ilmu Pengetahuan Alam bagi Pemula dapat download DISINI